Saya membuat blog ini karena ...

... sulit sekali menemukan informasi mengenai jenis tanaman dari situs pemerintah yang ada di Indonesia. Blog ini tidak perlu ada andaikan saja pemerintah Indonesia bisa mencontoh apa yang dilakukan pemerintah negara tetangga untuk mencatat dan mempromosikan keanekaragaman hayatinya. Para bapak/ibu pejabat yang sering studi banding ke luar negeri, tolong pelajari bagaimana negara tetangga mempedulikan keanekaragaman hayatinya : Atlas of Living Australia | FloraBase - The Western Australia Flora | Plants and Animlas of Northern Territory | Digital Flora of Papua New Guinea | Philippine Biodiversity | Malaysian Flora and Fauna | Biodiversity Portal of Singapore | Dicari, URL situs serupa untuk Indonesia! Ditemukan: fObi, tapi bukan prakarsa pemerintah.

Rabu, 03 Desember 2014

Terong Asam





Terong Asam
Terung Asam (Solaum ferox Linn)
Family Solanaceae (suku terung-terung) di dunia terdapat sekitar 1.500 spesies yang kebanyakan tumbuh dikawasan tropika dan sub-tropika, dari jumlah diatas 25 spesies terdapat diAsia Tenggara dan Hanya 5-7 Spesies yang dimakan dan ditanam. Terung Asam tidak diketahui asal usulnya tetapi terung ini hidup liar di Asia Tenggara, Papua New Guinea dan Amerika Selatan. Diindonesia diketahui baru didaratan kalimantan terung ini tumbuh, kemudian terung ini mempunyai rasa yang sangat masam sehingga sering dimanfaatkan sebagai bahan sayuran dan campuran sambal.

Klasifikasi Terung Asam(Solanum ferox Linn)
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Solanum
Spesies: Solanum ferox L.
Terung Asam (Solanum ferox Linn) juga dipanggil sebagai Terung Pasai (Brunei),Terung asam; Cung Bulu (Indonesia), Terung Dayak; Terung Iban; Terung Asam (Malaysia), khua khon (Laos), tabanburo; tagatum (Filipina), sinkade (Myanmar), mapu; yongkuidi (Vietnam) dan muuk (Thailand).

Terung Asam jarang ditanam melainkan tumbuh liar disekitar rumah atau kebun, tanaman ini memliki tinggi hanya 0.5-1M saja, keseluruhan pokok tanaman ini terdapat duri dan berdebu(berbulu halus). Daun berbentuk bujur tetapi tepinya bercuping-cuping tiga segi . keseluruhan daun berdebu. Permukaan bawah daun lebih pucat dan sepanjang urat daun berduri, kelopak bunga puting dan berdebu. Buah terong lebar bulat 2-3 cm berwana hijau ketika masih muda dan ketika masak warnanya akan menjadi kuning kulitnya diselaputi debu tebal tapi mudah ditanggalkan. Pembiakan terung asam ialah menggunakan benih biji dari buah yang matang, pilih biji yang baik, kemudian jemur, setelah itu rendam benih biji dalam air bersih selama 24 jam untuk memecah dormansi bijinya, selanjutnya semai biji kemudian biji akan berkecambah 1-2 minggu. Ketika benih sudah mempunyai 2 helai daun atau setinggi 1.5-1cm atau berumur 2-3 minggu sesuai untuk benih sudah boleh dipindah kelahan, jarak tanam terung dayak 0.6 m x 1.0m.
Tanaman terung asam membutuhkan bahan organik yang diberikan dengan kadar 60-100 g dan tambah dengan NPK dengan kadar 15-20 g. Terung asam akan berbunga ketika berusia 3-4 bulan setelah ditanam. Cuaca panas dan lembab pagi hari akan membuka kelopak bunga (2-3 hari) dan lebah akan datang untuk membantu proses pembungaan. Buah terbentuk 2-3 bulan selepas pembungaan hingga matang dan kemudian dipetik apabila warnanya kuning, terung dayak selama 1 tahun jika diurus dengan baik dan tidak diserang penyakit Layu Bakteria dia bisa tumbuh. Terung dayak setelah dipetik langsung dikonsumsi atau dijual karna hanya bertahan 1-2 hari, tapi apabila disipan diruangan sejuk dengan suhu 10 celcius terung asam bisa bertahan sampai 6-7 hari.

OPT (Organisme Penggangu Tanaman)yang sering menyerang tanaman terung asam seperti serangan Penyakit Layu yang disebabkan oleh Bakteria (Pseudomonas solanacerum) yang menyebabkan pokok layu dan mati. Bagian akar pokok juga mudah diserang Cacing Nematod (Meloidogyne arenaria) yang menyebabkan akar berbintil-bintil yang menyebabkan pokok rusak. Serangan kumbang dan aphid juga kadang-kadang mengurangkan hasil.
Kegunaan dan Khasiat buah terong asam bisa digunakan sebagai pengganti asam untuk gula lemak ikan. Selain itu, buah terung ini merupakan pasangan makan bersama sambel belacan.bulu pada buah boleh dibuang terlebih dahulu dengan menggunkan sabut kelapa, biji dan akar terung berkhasiat sebagi obat, biji digunakan untuk mengobati sakit gigi, rebusan akar digunakan sebagai air mandi untuk mengobati demam dan dibuat untuk campuran obat luka, gatal-gatal serta sakit badan.
Pustaka :
http://gardenemerald.blogspot.com/2011/05/terung-dayak.
http://animhosnan.blogspot.com/
www.plantamor.com
http://wannura.wordpress.com/2010/01/23/terung-bulu-solanum-ferox-linn/terung-bulu/


Terung Pipit atau Takokak


Terung Pipit

Masyarakat Dayak menyukai tanaman ini, yang biasa dipergunakan untuk lalapan makan nasi ataupun dicampurkan sambal goreng ikan teri. Takokak atau Terung Pipit (Solanum torvum Sw.) adalah tumbuhan dari suku terung-terungan (Solanaceae) yang buah dan bijinya dipakai sebagai sayuran atau bumbu. Nama dalam perdagangan internasional tidak baku, beberapa di antaranya adalah turkey berry ("buni turki") atau mini-eggplant ("terung mini"). Nama lain di daerah-daerah adalah rimbang (Batak Toba, Minangkabau) dan tekokak. 


Ciri-ciri umum

Tumbuhan ini diduga berasal dari Amerika Serikat tropis dan Hindia Barat namun sudah dikenal lama oleh masyarakat Indian mulai dari Meksiko sampai Brasil. Tumbuhan ini sekarang sudah menyebar di seluruh daerah tropis di dunia. Untuk tumbuh, ia memerlukan curah hujan minimal 1000 mm per tahun dan mampu bertahan hidup hingga ketinggian 2000 m.
Pohon kecil tahunan dan dapat mencapai tiga meter tingginya atau kadang-kadang lebih. Batangnya berambut dan berduri. Daunnya bercangap dan permukaannya ditutupi rambut tipis yang agak rapat. Mahkota bunganya berwarna putih, berjumlah lima. Kepala sari besar dan tegak, menutupi putiknya. Buah mudanya berwarna hijau, yang setelah masak menjadi kuning, dengan diameter rata-rata satu cm.

Kegunaan


Pohon takokak dikenal tahan penyakit yang menyerang batang dan biasa dijadikan batang bawah untuk terung, meskipun praktik ini hanya dipakai bagi pertanaman di pekarangan .
Buahnya bisa dimakan, baik yang muda maupun yang tua. Orang mandailing / tapanuli biasanya menggunakan rimbang sebagai campuran sayur daun ubi tumbuk (daun singkong tumbuk), penggunaan buah takokak umum di dalam masakan Sunda, dan diperlakukan seperti ranti (leunca), yaitu dijadikan lalap atau dimasak sayur. Di Thailand, buah takokak muda menjadi bagian dari kari sayur (แกงเขียวหวาน) yang populer. Orang Laos dan Kamboja juga memanfaatkan buahnya.

Sumber : wikipedia.id.org 

Buah Terung Pipit

Kandungan Kimiawi

Bagian-bagian tumbuhan takokak kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sangat bermanfaat bagi manusia. Kandungan kimia yang kini sudah diketahui antara lain: 1) buah mentah: chlorogenin, sisalogenone, torvogenin, vitamin A; 2) buah kering: solasonin 0,1 %; 3) daun: neo – chlorogenine, panicolugenin; 3) akar: jurubine.

Efek Farmakologis

Farmakologi Cina menyebutkan, tanaman takokak memiliki sifat: rasa pedas, sejuk, dan agak beracun. Selanjutnya, tanaman ini juga mampu melancarkan sirkulasi, menghilangkan darah beku, menghilangkan sakit (analgetik) dan menghilangkan batuk (antitusif).
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun dan akar. Akar dicuci dan dipotong-potong secukupnya lalu dijemur untuk penyimpanan. Daun digunakan untuk pemakaian segar.

Khasiat Takokak

Berdasarkan penelusuran dari berbagai literatur dan sumber, buah takokak mampu meningkatkan gairah, baik bagi pria maupun wanita. Untuk mendapatkan efek ini, penggunaannya mudah sekali; buah langsung dimakan dalam keadaan mentah, sebagaimana memakan lalap. Sumber lain juga menyebutkan, buah takokak mampu bertindak sebagai antioksidan. Beberapa zat kimia yang dikandung takokak terbukti dapat melindungi jaringan tubuh dari efek negatif radikal bebas. Dalam Medicinal Plants: Quality Herbal Products for Healthy Living (1999), Vimala S. dkk. menyatakan, takokak memiliki aktivitas pembersih superoksida yang tinggi, yakni di atas 70%.

Selain itu, takokak juga bisa digunakan sebagai anti radang dan alat kontrasepsi. Takokak berkhasiat sebagai anti radang karena memiliki senyawa sterol carpesterol. Sementara takokak bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi karena buah dan daunnya mengandung alkaloid steroid jenis solasodin 0,84%, yang merupakan bahan baku hormon seks untuk kontrasepsi. Menurut Suriawiria (2004), kandungan solasodin dalam biji dan lendir buah takokak mencapai 5,5 persen.  Para pria bisa mengkonsumsinya secara kontinyu selama kurang lebih 45 hari agar spermanya tidak bisa subur. Namun sperma akan kembali subur jika konsumsi dihentikan.

Bagi penderita artritis (termasuk gout artritis/asam urat), takokak bisa digunakan sebagai obat alternatif (alami) untuk mengatasi penyakit ini. Cara penggunaannya, buah takokak disayur atau dijadikan lalap. Artritis adalah peradangan pada persendian, baik yang terjadi secara mendadak (akut) atau menahun (kronis). Artritis ini dapat menyerang satu sendi atau beberapa sendi sekaligus. Penyakit ini biasanya disertai dengan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi yang terkena. Bila penyakitnya kronis, kadang hanya timbul rasa nyeri saja. Bagi para manula (60 tahun untuk laki-laki, 55 tahun untuk perempuan), takokak berkhasiat untuk mengatasi atau meminimalisir penyakit yang sering menghinggapi mereka. Pada usia tersebut mereka sangat mudah terkena berbagai penyakit lingkungan, misalnya, pusing-pusing, batuk-batuk, cepat pegal, dan susah tidur, atau yang lainnya. Untuk mengatasi penyakit ini, bagian yang digunakan adalah buah takokak muda, misalnya dengan cara dilalap atau dibuat karedok. Dengan mengkonsumsi takokak, tingkat kebugaran dan kekuatan para manula dapat meningkatMenurut Prof. Hembing Wijayakusuma (2006), takokak bermanfaat untuk mengobati sakit lambung, sakit gigi, katarak, tidak datang haid, wasir atau ambeien, radang payudara, influenza, panas dalam, pembengkakan, bisul, koreng, sakit pinggang, asam urat tinggi, keropos tulang, jantung berdebar-debar, menetralkan racun dalam tubuh, melancarkan sirkulasi darah.
Menurut beliau, untuk pemakaian luar, cara dan bagian yang digunakan adalah daun segar yang telah dicuci bersih, kemudian digiling halus, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk pemakaian dalam, 10-15 garam takokak kering dan 30-60 gram tumbuhan takokak segar direbus dengan air secukupnya hingga mendidih lalu airnya diminum dan takokaknya dimakan.

Secara lebih rinci, untuk mengobati penyakit-penyakit teersebut di atas, Hembing menjelaskan sebagai berikut:
  1. Bisul: daun takokak segar secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus dan ditempelkan pada bagian yang terdapat bisul. Lakukan secara teratur 3 kali sehari. Untuk radang payudara, daun takokak secukupnya dikeringkan, lalu ditumbuh hingga halus. Tambahkan cuka beras putih secukupnya, dan dibalurkan pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
  2. Wasir atau ambeien: tiga puluh gram takokak, 10 gram temu hitam, 30 gram daun dewa, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring, dan diminum airnya hangat-hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari. Atau gunakan takokak, 5 butir angco yang telah dibuang bijinya, direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, lalu disaring dan airnya diminum sedangkan angco dan takokaknya dimakan.
  3. Asam urat tinggi: buah takokak muda secukupnya, 100 gram nanas, udang, rebon kecil, dibuat tumisan sesuai selera, lalu dimakan. Lakukan secara teratur.
  4. Influenza: 30 gram buah takokak, 15 gram jahe direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, diminum airnya secara teratur. Lakukan 2 kali sehari.
  5. Jantung berdebar: enam lembar daun takokak, 10 gram kunyit yang telah dicuci bersih dihaluskan, tambahkan 100 cc air matang lalu dimasak hingga mendidih, tambahkan madu secukupnya lalu diminum.
  6. Penyakit liver: enam puluh gram tumbuhan takokak direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring, dan diminum airnya hangat-hangat.
  7. Keropos tulang: sertaus gram takokak, 100 kacang kedelai, tahu secukupnya, dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan.
  8. Melancarkan peredaran darah: tiga puluh gram buah takokak, 20 gram daun dewa, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu disaring dan diminum airnya. Lakukan secara teratur setiap hari.
  9. Panas dalam: 30 gram akar takokak, 30 gram labu air, 10 gram bawang putih, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu dan diminum airnya. Lakukan 2 kali sehari secara teratur.
  10. Pembengkakan atau menetralkan racun dalam tubuh: tiga puluh gram buah takokak, 20 gram daun dewa, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu disaring, diminum airnya secara teratur 2 kali sehari.
  11. Sakit pinggang: tiga puluh gram takokak, 30 gram akar sawi langit, 20 gram temulawak, 15 gram jahe direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Lakukan secara teratur 2-3 kali sehari. Atau, 30 gram takokak, 30 gram rambut jagung, 15 gram jahe merah, 10 gram adas, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Lakukan secara teratur.
  12. Selain jenis penyakit yang diuraikan oleh Hembing, literatur lain juga mencatat penyakit-penyakit yang bisa dimsebuhkan oleh takokak adalah:
  13. Pinggang kaku, bengkak terpukul. Akar kering 10 – 15 gram direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi dua gelas dinginkan, saring, minum 2 kali 1 gelas.
  14. Sakit lambung, tidak datang haid. Akar kering 10 – 15 gram direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi dua gelas dinginkan, saring, minum 2 kali 1 gelas.
  15. Batuk kronis. Akar kering 10 – 15 gram direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi dua gelas dinginkan, saring, minum 2 kali 1 gelas.
  16. Jantung berdebar (tachycardia). Daun takokak 6 lembar ditambah ½ jari rimpang kunyit dicuci bersih lalu ditumbuk halus, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1sendok makan madu. Diperas dan disaring minum sehari 2 kali.